Kamis, 24 November 2011


♥♥ بسم الله الرحمن الرحيم ♥♥


•♥• RintiHan Taubat •♥•


Ya Allah
Maafkanlah segala kekuranganku.
Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku.
Karena sesungguhnya semua dosa-dosa ku tidak merugikan-Mu.
Begitu pula semua ketaatanku tidak menguntungkan-Mu”

Yaa Allah...
Pindahkan aku dari hinanya maksiat kepada kemuliaan Taat!
Ya Allah,
Walaupun aku begitu jauh
dari hamba-hamba Mulia Pilihan-Mu,
Hamba Mohon…
Kokohkanlah kakiku untuk melangkah dijalan-Mu…
Kokohkan Jiwa dan hati-ku untuk menggapai Ridha-Mu,
Kokohkan Iman-ku sampai akhir nanti…

YA ALLAH Yang Maha Mulia,
Muliakanlah kami dengan ketakwaan…

Ya Rabb…
Aku bersimpuh dihadapan-Mu
Aku memohon dengan kemulian-Mu atas kehinaanku
agar engkau mengasihiku

Aku memohon dengan kekuatan-Mu atas kelemahanku
Ketidakbutuhan-Mu atas ku dan Kebutuhanku atas-Mu
Inilah wajah yang pembohong dan pendosa dihadapan zat-Mu
Hamba-MU selainku banyak,
sedang aku tidak memiliki Tuhan selain-Mu
Tak ada tempat kembali
Tak ada yang bisa menyelamatkanku
Selain penyelamatan dari-Mu

Aku memohon dengan permohonan orang miskin
Aku berzikir kepada-Mu
dengan zikir orang yang rendah hati dan Hina
Aku memohon kepada-Mu
dengan permohonan orang yang takut dan sakit
Sebuah permintaan dari orang yang dirinya merendahkan diri pada-Mu

Saat ini aku mengadu pada-Mu
Merintih di haribaan-Mu
Untuk hatiku yang kelam…
Untuk Jiwaku yang sakit…
Untuk dosa-dosaku...
dimasa lalu, sekarang dan yang akan datang

Ya Rabb…
Ampuni dosa-dosaku
Bersihkan hati ini….
Sucikan jiwa ini…
Tentramkan batin ini…
Singkapkan tabir antara Engkau dan Aku ..

Ya Allah…
Aku takut….
Aku Gamang …
tentang masa depanku…
Aku tidak kuat azab-Mu
Bila kelak hari perhitungan itu datang
Saat Engkau menegakkan keadilan-Mu
Bagaimana aku menghadap-Mu ?
Bahu ini tidak akan sanggup memikul dosa-dosa
Akibat kezalimanku

Yaa Rabb…
Andai waktu masih ada
Di sisa usia ini ….
Aku bertobat pada-Mu
Agar ringan kaki melangkah Menghadap-Mu
Aku ingin Engkau tersenyum Menyambutku…
Merangkulku dengan kasih-Mu …
Membelaiku dengan Cinta-Mu
Merindukanku seperti saat ini aku merindukan-Mu
Senyuman dari Sang Maha Pengasih…

Ya Rabb Hamba kembali….
Hamba kembali ke jalan-Mu

Ya Allah… YA Tuhanku,
Sungguh dosa-dosaku hari ini
dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya
Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)“

Ya Tuhanku ,
Tak layak bagiku menghuni surga Firdaus-Mu,
namun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim-Mu.
Maafkanlah semua kesalahanku
dan ampunilah semua dosaku
Karena hanya Engkaulah
yang mengampuni dosa-dosa yang besar dan yang kecil.

Ya Allah
Seandainya ini adalah hari terakhir hidup-ku
maka terimalah taubat-ku ini karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan


♥♥ بسم الله الرحمن الرحيم ♥♥


•♥• RintiHan Taubat •♥•


Ya Allah
Maafkanlah segala kekuranganku.
Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku.
Karena sesungguhnya semua dosa-dosa ku tidak merugikan-Mu.
Begitu pula semua ketaatanku tidak menguntungkan-Mu”

Yaa Allah...
Pindahkan aku dari hinanya maksiat kepada kemuliaan Taat!
Ya Allah,
Walaupun aku begitu jauh
dari hamba-hamba Mulia Pilihan-Mu,
Hamba Mohon…
Kokohkanlah kakiku untuk melangkah dijalan-Mu…
Kokohkan Jiwa dan hati-ku untuk menggapai Ridha-Mu,
Kokohkan Iman-ku sampai akhir nanti…

YA ALLAH Yang Maha Mulia,
Muliakanlah kami dengan ketakwaan…

Ya Rabb…
Aku bersimpuh dihadapan-Mu
Aku memohon dengan kemulian-Mu atas kehinaanku
agar engkau mengasihiku

Aku memohon dengan kekuatan-Mu atas kelemahanku
Ketidakbutuhan-Mu atas ku dan Kebutuhanku atas-Mu
Inilah wajah yang pembohong dan pendosa dihadapan zat-Mu
Hamba-MU selainku banyak,
sedang aku tidak memiliki Tuhan selain-Mu
Tak ada tempat kembali
Tak ada yang bisa menyelamatkanku
Selain penyelamatan dari-Mu

Aku memohon dengan permohonan orang miskin
Aku berzikir kepada-Mu
dengan zikir orang yang rendah hati dan Hina
Aku memohon kepada-Mu
dengan permohonan orang yang takut dan sakit
Sebuah permintaan dari orang yang dirinya merendahkan diri pada-Mu

Saat ini aku mengadu pada-Mu
Merintih di haribaan-Mu
Untuk hatiku yang kelam…
Untuk Jiwaku yang sakit…
Untuk dosa-dosaku...
dimasa lalu, sekarang dan yang akan datang

Ya Rabb…
Ampuni dosa-dosaku
Bersihkan hati ini….
Sucikan jiwa ini…
Tentramkan batin ini…
Singkapkan tabir antara Engkau dan Aku ..

Ya Allah…
Aku takut….
Aku Gamang …
tentang masa depanku…
Aku tidak kuat azab-Mu
Bila kelak hari perhitungan itu datang
Saat Engkau menegakkan keadilan-Mu
Bagaimana aku menghadap-Mu ?
Bahu ini tidak akan sanggup memikul dosa-dosa
Akibat kezalimanku

Yaa Rabb…
Andai waktu masih ada
Di sisa usia ini ….
Aku bertobat pada-Mu
Agar ringan kaki melangkah Menghadap-Mu
Aku ingin Engkau tersenyum Menyambutku…
Merangkulku dengan kasih-Mu …
Membelaiku dengan Cinta-Mu
Merindukanku seperti saat ini aku merindukan-Mu
Senyuman dari Sang Maha Pengasih…

Ya Rabb Hamba kembali….
Hamba kembali ke jalan-Mu

Ya Allah… YA Tuhanku,
Sungguh dosa-dosaku hari ini
dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya
Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)“

Ya Tuhanku ,
Tak layak bagiku menghuni surga Firdaus-Mu,
namun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim-Mu.
Maafkanlah semua kesalahanku
dan ampunilah semua dosaku
Karena hanya Engkaulah
yang mengampuni dosa-dosa yang besar dan yang kecil.

Ya Allah
Seandainya ini adalah hari terakhir hidup-ku
maka terimalah taubat-ku ini karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan




رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.”

• Wanita Solehah Itu,Bidadari Syurga •

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.”

• Wanita Solehah Itu,Bidadari Syurga •

Mencintai Pujian Dari Orang Lain


"Alhamdulilahirabbil Alamin". Dengan mudah, setiap orang dapat mengucapkan kalimat tersebut. Itulah suatu pujian yang tulus dan murni dari manusia kepada Sang pencipta.
Adapun pujian antara sesama manusia terikat dengan :

  1. penyebab pujian yang sifatnya sementara,
  2. cepat hilangnya sesuatu yang dijadikan pujian,
  3. motivasi pujian yang belum tentu ikhlas, dan
  4. cepat pujian tersebut menjadi celaan.
Oleh karena itu, pujian di antara manusia tidak akan ada yang murni sebagai sesuatu perbuatan yang dapat dijadikan tolok ukur atas kebaikan seseorang, dan bahwa orang yang dipuji sudah merebut simpatinya. Seandainya dia sampai lupa diri dengan pujian itu, berbagai petaka akan merasuk kedalam hatinya. Dia akan buta akan kesalahan dan kekurangan dirinya, serta kekurangan dan kecurangan orang yang memujinya. Akibatnya, kesombongan kian menjadi keabadiannya




lebih baik mendapatkan pujian dari rabb , karena mendapatkan pujian dari rabb itu lebih suci dan manis di banding pujian dari seorang insan ..



Surat Cinta Sang Calon Istri




Assalamu'alaikum WR WB
Calon suamiku yg kukasihi tiada pernah aku bermimpi engkau akan menyatakan niatmu untuk menikahi tahun depan, saat itu hatiku tiba-tiba gelisah, aku panik bercampur bahaggia rasanya aku tak sabar menunggu saat-saat yang paling bersejarah dalam hidupku itu?bergitu bahagianya hatiku, ingin aku berbagi rasa dengan para sahabatku, lalu dengan bangganya aku menceritakan tentang dirimu yang sangat mencintai Alloh kepada sahabat-sahabatku?alangkah terkejutnya aku mendengar perkataan mereka tentang dirimu, beberapa sahabat wanitaku bertanya padaku ?apa loe serius mau nikah sama cowo yg sok alim?...



loe tau kan cowo yg sok alim itu pasti ngekang istrinya gak boleh keluar rumah, gak boleh kerja, malahan ada yg suruh istrinya pake cadar, ih gw seh ogah!!!?, dan salah satu sahabat lelakiku mengatakan ?serius loe mau nikah secepet itu, loe kan belum pernah liat orangnnya, mending PACARAN dulu 2 ato 3 thn buat saling kenal?kalo gw seh sebagai seorang modern, realistis dan open minded gak mau nikah cepet-cepet, dan nantinya gw bakal kasih kebebasan buat istri gw, kan wanita berhak bebas juga??kata-kata itu bagai petir menyambar hatiku, aku tak menyangka sahabat-sahabat yg selama ini sangat dekat denganku ternyata menganut faham kebebasan dan faham modernisasi?sesaat niatku untuk menikahimu karena mencari Ridha Alloh pun menghilang, syukurlah aku tersadar dan kupanjatkan do?a dengan sungguh-sungguh kepada sang Illahi agar Ia memberikan Petunjuk-Nya kepadaku?SubhanAlloh niatku yg telah memudar kembali jernih sejernih air zam-zam, tiada ada kebimbangan dan keragu-raguan dalam hatiku?Kini jika kelak aku menjadi istrimu dapat kuyakinkan padamu bahwa:

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpasung jika kelak engkau memerintahkanku untuk berhenti bekerja?aku merasa bahwa perintahmu itu adalah karena engkau terlalu mencintaiku, sehingga engkau sama sekali tidak rela melihatku bekerja keras demi mencari kekayaan dunia? Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpenggal jika kelak engkau memaksaku menutup auratku atau bahkan memaksaku mengenakan cadar sekalipun?aku merasa bahwa paksaanmu itu adalah karena engkau begitu mencemburuiku, sehingga engkau tidak akan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhku dengan tatapan nafsu?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terbelenggu jika kelak engkau tidak memperbolehkanku mempekerjakan pembantu dalam rumah tangga kita?aku merasa laranganmu itu adalah karena engkau sangat menyayangiku, sehingga engkau tidak ingin aku menyesal dikemudian hari karena aku tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanku?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terhalang jika kelak engkau melarangku untuk bebas keluar rumah tanpa seizinmu?aku merasa aturanmu itu adalah karena engkau sangat merindukan dan mengkhawatirkanku, sehingga engkau akan merasa gelisah jika aku tidak berada dirumah?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terinjak-injak jika kelak engkau membatasi pergaulanku?aku merasa perlakuanmu itu adalah karena engkau terlalu mengasihiku, sehingga engkau tidak ingin melihatku terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang akan mengantarku memasuki pintu neraka?

Yaa?aku akan sangat berterima kasih jika kelak engkau

membatasi kebebasanku bukan karena ego-mu, tetapi karena engkau sangat memahami kewajiban dan tanggung jawab yang telah Alloh berikan kepadamu sebagai seorang suami?

Aku heran dengan para istri yg menyerukan kebebasan, sungguh sangat bodoh jika seorang istri merasa bahagia saat sang suami membebaskan cara berpakaian istrinya, tahukah sang istri bahwa perlakuannya itu pertanda sang suami tidak memiliki rasa cemburu kepadanya sekalipun banyak mata lelaki buaya yg menikmati kemolekan tubuh istrinya?Dan aku heran dengan para suami yg memperbolehkan istrinya untuk keluar rumah dengan bebas, lalu saat sang suami pulang kerja didapatinya rumah berantakan dan tidak ada makan malam untuknya karena sang istri terlalu sibuk bekerja atau bergosip dengan tetangganya?Duhai calon suamiku, saat aku telah menjadi istrimu gunakanlah hakmu sebagai seorang suami untuk membimbingku, agar aku tidak akan pernah terperosok ke dalam faham kebebasan yg penuh dengan tipu daya?

Namun saat melihat kenyataannya bahwa begitu banyak rumah tangga yg awalnya saling mencintai, harmonis, dan bahagia tapi tak lama berselang rumah tangga tersebut hancur tak bersisa dan tidak sedikit pula suami-istri yang saling menyakiti baik fisik maupun mental?Aku tak bermaksud untuk meragukanmu wahai calon suamiku, aku yakin suami yg bertakwa kepada Alloh pasti akan memperlakukan istrinya dengan baik.?Tapi sebelum aku memasuki kehidupan baru denganmu, izinkanlah aku mengajukan beberapa pormohonan padamu agar engkau dapat memahami isi hatiku sebagai seorang wanita dan seorang istri?

Duhai calon suamiku?aku bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak bantulah aku dalam mengatur rumah tangga kita, jangan kau limpahkan semua urusan rumah tangga hanya padaku tanpa mau memperdulikan dan mengerti keletihanku?
Duhai calon suamiku?aku bukanlah mahkluk bisu tempat engkau memuaskan nafsumu, kelah janganlah engkau mencumbuiku dengan cara yang kasar dan dingin, cumbuilah aku dengan lembut dan penuh kasih sayang?
Duhai calon suamiku?aku bukanlah patung tak berperasaan, kelak setialah padaku, sayangilah aku, dan hormatilah aku layaknya ratu dalam hatimu?

Duhai calon suamiku?sungguh yang kuharapkan hanyalah kebahagiannya dalam rumah tangga kita, yang kuinginkan adalah ridha dari dirimu, yang kudambakan hanyalah genggaman tanganmu yang akan membawaku ke surga dunia dan akhirat?Untuk itu ajaklah aku untuk menyelammi kehidupan yang paling berbahagia, mari kita saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga dan jiwanya telah saling menyatu?oh sungguh bahagianya aku jika memiliki suami yang akan mengajariku dengan cinta dan membimbingku dengan kasih?SubhanAlloh?

Duhai calon suamiku?sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu karena kelak engkaulah yang akan membawaku memasuki surga yang tiada akan pernah terbayangkan indahnya, engkaulah yang akan menuntunku mencapai Ridha Illahi, engkaulah yang akan menjagaku dalam mengarungi lautan hidup, engkaulah yang akan menjadi sandaran saat ragaku letih dan bersedih, engkaulah yang akan membantuku untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, engkaulah yang akan menemaniku disaat usiaku telah senja, dan engkaulah yang akan menjadi tempat untuk aku mencurahkan seluruh perasaan hatiku?Sungguh aku akan menjadi istri yg paling berbahagia jika memiliki suami yg menyayangi dan mencintaiku karena Allad dan semoga itu adalah dirimu?
Calon suamiku sekian surat cinta untukmu yang kutulis penuh dengan kasih dan harapan?Semoga Alloh selalu Meridhai dan Memberkahi rumah tangga kita nanti dengan kebahagiaan yg tiada akan pernah berakhir?Amiieen?

Wassalamu'alaikum WR WB

Selasa, 13 September 2011

Mendekatlah kepada Surga-Nya


Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka) (Qs. Qaaf [50]: 31)

Saudaraku yang dirahmati Allah,
Bagi yang pernah menaiki pesawat terbang, mungkin Anda merasakan bahwa awan-awan yang ada di angkasa yang dilewati pesawat itu seolah-olah menghampiri Anda. Padahal nyatanya, Andalah yang menghampiri awan tersebut. Teorinya sederhana, karena pesawat yang Anda tumpangi melesat dengan cepat sekali. Sehingga seolah-olah kumpulan awan yang ada di angkasalah yang mendekati pesawat. Padahal sebaliknya.

Begitu pun dengan ayat di atas. Pada kalimat, “dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa”, jumhur (kebanyakan) mufassirin berpendapat bahwa bukan surga yang mendekat kepada calon penghuninya, yaitu Kaum Mukminin. Namun, Kaum Mukminin-lah yang mendekati kepada pintu surga. Seolah-olah ada magnet yang menariknya. Hal ini disebabkan karena amalan mereka (Kaum Mukminin) yang banyak, diridhai Allah sehingga ia mendekati pintu surganya dengan begitu cepat dengan amalan-amalan mereka.

Mari mencoba bersama untuk mengulang-ulang membaca ayat yang di atas, renungkan. Tundukkan kepala dalam-dalam, carilah dan bayangkan keindahan surga-Nya. Bacalah dan rasakanlah seolah-olah Allah Ar-Rahman secara langsung sedang menasehati kita; saya dan Anda..

Dikisahkah suatu hari, Abdurrahman bin Auf dikabari oleh Rasulullah saw. Bahwa ia akan masuk surga dengan merangkak. Seketika itu Abdurrahman bin Auf merasa takut dan khawatir mendengar kata “merangkak”. Setelah diberitahu seperti itu, ia lebih banyak mengeluarkan hartanya untuk bersedekah dan berinfak di jalan Allah swt. Seperti yang kita ketahui, beliau adalah salah satu Sahabat Nabi yang kaya raya dan paling banyak bersedekah. Ia menyuplai kuda-kuda gagah nan kuat dalam setiap peperangan.Saudaraku yang Allah muliakan,

Sepatutnya kita juga seperti itu. Seorang Abdurrahman bin Auf saja yang sudah dijanjiakan masuk surga karena sedekah, pengorbanannya terhadap Islam dan ibadahnya yang banyak sekali masih merasa khawatir. Bagaimana dengan kita?? Sebuah pertanyaan yang tidak usah dijawab, namun cukup untuk direnungkan bersama untuk perubahan yang lebih baik dalam ibadah dan kehidupan kita di dunia fana ini untuk menyongsong kehidupan yang lebih kekal-akhirat.

Sungguh, Allah menciptakan makhluk-makhluk salah satunya untuk taat beribadah kepada-Nya (lihat QS. 51: 56). Disadari atau tidak, ternyata waktu yang Allah berikan kepada kita sudah lebih dari cukup kita gunakan untuk banyak beribadah kepada-Nya.

Saudaraku, marilah kita bertafakur sekarang...
Tahukah kita bila dalam satu tahun kita dapat melakukan shalat wajib lebih dari 1700 kali? Lalu beberapa banyak shalat-shalat itu, yang kita lakukan dengan khusyuk? Berapa banyak dari shalat-shalat itu yang kita tunaikan di awal waktu, sesuai anjuran Rasulullah SAW? Berapa banyak dari shalat-shalat itu yang kita lakukan dengan berjama'ah di masjid?

Dalam rentang satu tahun, kita dapat melewati lebih dari 50 hari Senin, 50 hari Kamis, 30 kali hari-hari ayyamul bidh atau hari-hari putih selama tiga hari dipertengahan bulan (hijriyyah) yang kita disunnahkan untuk berpuasa. Berapa jauh jarak yang telah kita buat yang bisa menjauhkan antara wajah kita dari api neraka? Karena sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, kecuali karena puasanya itu Allah akan menjauhkan antara wajahnya dengan api neraka sepanjang 70 tahun." (HR. Muslim).

Terpikirkankah oleh kita, bila selama rentang waktu satu tahun, matahari telah terbit mengunjungi kita sebanyak 350 kali? Sementara Rasulullah SAW bersabda, "Setiap persendian manusia harus ditunaikan shadaqah-nya, setiap hari, setiap terbit didalamnya matahari…"

Saudaraku, semoga Allah menghimpun kita dalam surga-Nya...
Apakah kita telah membaca Al-Qur'an dengan tadabbur 12 kali khatam dalam 12 bulan itu? Atau paling minimal 6 kali dalam satu tahun? Jika tidak, mungkin kita patut khawatir termasuk dalam kelompok orang-orang yang dikeluhkan Rasulullah SAW kepada Allah SWT di hari kiamat. Ketika ia berkata, "Ya Rabb, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur'an sebagai sesuatu yang dijauhkan..."

Tahukah kita apa yang bisa dilakukan dalam satu menit hidup ini? Kita bisa membaca surat Al-Fatihah minimal 4 kali. Dan artinya kita memperoleh lebih dari 5000 kebaikan. Kita bisa membaca surat Al-Ikhlash 9 kali. Satu surat Al-ikhlash sama dengan sepertiga Al-Qur'an. Kita bisa membaca satu halaman Al-Qur'an atau menghafal satu surat pendek dari Al-Qur'an.

Dan masih banyak amalan-amalan lisan dan perbuatan yang bisa menjadikan ladang pahala. Yang bisa mengantarkan kita kepada ridha Allah, mendekatkan kita kepada surga-Nya dan menjauhkan diri dari panasnya api neraka.

Saudaraku,
Jangan biarkan waktu demi waktu bertambah, tapi tidak membawa kita pada titik surga. Sebab, itulah sesungguhnya akhir perguliran waktu hidup kita. Itulah titik akhir perjalanan waktu. Karena setelahnya, detik, menit, jam, hari, bulan, tahun tidak pernah ada dan tak pernah berarti lagi.

Cita-cita tertinggi seorang mukminin
Saudaraku, semoga Allah memberkahi hidup kita di dunia dan akhirat...
Jika ada seorang anak kecil ditanya, apakah yang ia inginkan? Sebagian besar menjawab menginginkan boneka lucu bagi anak perempuan atau mobil-mobilan untuk anak laki-laki. Jika ada seorang pemuda yang masih lajang ditanya keinginannya, sebagian besar mereka menjawab ingin segera menemukan pasangan hidupnya, mengikatnya dalam sebuah pernikahan. Jika ada seorang pengangguran ditanya, pasti ia menjawab ingin segera mendapatkan pekerjaan.

Lalu, bagaimana jikalau seorang muslim dan mukmin ditanya tentang keinginannya? Sepatutnya-lah ia menjawab bahwa keinginan tertingginya adalah mendapat ridha dan surga Allah. Jadikanlah hal ini sebagai cita-cita tertinggi yang sebenar-benranya cita-cita seorang mukmin.

Ada sebuah simulasi, bahwa kehidupan dan cita-cita di dunia ini dibatasi oleh kotak. Tidak bisa bebas dan tidak bisa lebih tinggi. Setinggi-tingginya keinginan di dunia pasti dibatasi oleh kemampuan dan kematian. Maka, jika keinginan- keinginan di dunia itu berada dalam sebuah kotak, buatlah cita-cita yang melebihi kotak. Bercita-citalah bahwa apapun yang kita lakukan di dunia ini akan mengantarkan kita kepada surganya Allah swt. Jadikanlah kehidupan dunia ini bernilai kehidupan ukhrawi (akhirat).

Meminun air adalah hal biasa dan dibutuhkan oleh setiap orang. Tapi akan menjadi luar biasa di kala kita meminumnya dari air yang halal dan baik. Diawali dengan basmallah, diakhiri dengan hamdalah dan mengingat Allah itu adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Saudaraku, berusahalah untuk mendapatkan surga. Pinanglah surga layaknya seorang pemuda yang akan meminang gadis idamannya yang meminta mahar yang tinggi. Pastilah pemuda tersebut akan memenuhi demi medapatkan sang gadis. Berkorbanlah, belanjakan harta yang kita miliki di jalan Allah swt. Kerahkan kekuatan kita untuk bekerja di jalan Allah, bukakan pikiran-pikiran kita untuk menerima ilmu-ilmu-Nya. Berbuatlah, berlomba-lombalah dalam kebaikan yang dapat mendekatkan kita kepada surga Allah ‘Azza wa Jalla.

“Ya Allah, dekatkan kami kepada ridha dan surga-Mu dan dekatkanlah kami dengan hal-hal yang akan mengantarkan kami kepada surga-Mu. Ya Allah, jauhkan kami dari adzab neraka dan jauhkan kami dari hal-hal yang akan mengantarkan kami kepada neraka.”




Amien, Allahumma amien ya Rabbal ‘aalamiin..

Allahu a’lam bishshowwab. 
 
 
 
By Akh Kemal (Gust Kemal Prihadi)